Bacaan: Roma 8:28
Kita tahu sekarang, bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu
untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia, yaitu bagi
mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah.- Roma 8:28
Gimana rasanya kalo ngelewatin jalan yang banyak polisi tidurnya? Duh... sebel
deh! Kalo bisa mendingan kita pilih lewat jalan lain. Apalagi kalo kita pas
kebetulan naik mobil sedan yang pendek, polisi tidur bagaikan momok perusak.
Tapi taukah kita untuk apa polisi tidur itu dibuat? Polisi tidur dibuat untuk
memaksa pengemudi kendaraan menurunkan kecepatan kendaraannya demi mencegah
terjadinya kecelakaan. Biasanya jalanan yang diberi polisi tidur adalah jalan
kompleks perumahan yang tentu saja banyak orang berseliweran disana. Meski membuat
para pengendara merasa kurang nyaman, tapi polisi tidur bisa mencegah terjadinya
kecelakaan.
Saat kita menemui hambatan dalam hidup ini, sadarkah kita bahwa sebenernya
beberapa dari hambatan itu bisa merupakan polisi tidur bagi kita. Apa yang nampaknya
seperti sebuah penghalang yang memperlambat keberhasilan, ternyata dibuat demi
kebaikan kita sendiri. Saat kita putus pacar, saat enggak diterima di univ idaman,
saat ekonomi keluarga bangkrut, saat semua nampaknya menghambat cita-cita kita,
ternyata enggak sepenuhnya benar.
Meski nampaknya menjadi penghalang, “polisi tidur” ternyata justru
membantu kita meraih keberhasilan. Adanya hambatan seringkali membuat pikiran
kita menjadi lebih matang. Kita menjadi lebih dewasa dan mandiri. Penghalang
juga mengasah kita menjadi lebih kreatif. Kita enggak mundur dan menyerah begitu
aja, tapi menciptakan jalan keluar lain yang mungkin enggak terpikirkan sebelumnya.
Penghalang pun mampu membuat diri kita jadi lebih bijak dan rendah hati. Kita
mengakui bahwa ada kuasa yang lebih besar dari diri kita yakni Tuhan, yang bisa
melakukan apa aja dalam hidup kita demi kebaikan kita. So, daripada ngedumel
saat menemui polisi tidur dalam hidup kita, mendingan kita bersyukur dan melihat
sisi positif dari semuanya itu.
Welcome Guys
:-)
Selasa, 30 September 2014
RHK Rabu, 1 Oktober 2014
Pengujian terhadap yang Berkenan kepada Tuhan
Efesus 5:10
Mungkinkah segala sesuatu perlu diuji?
Ujian berlangsung sepanjang hidup ini untuk apapun yang kita lakukan.
Dan yang mengujinya adalah diri sendiri dan orang lain. Kata Paulus:
ujilah segala sesuatu dan peganglah yang baik(1Tes 5:21).Kita disuruh
menguji apa yang kita lakukan, apakah berkenan kepada Allah atau tidak.
Kalau sesuatu berkenan kepada Allah, maka kita akan merasakan dan
menikmati berkat-Nya. Sebab ujilah yang berkenan; sebagai contoh
persembahan yang berkenan kepada Tuhan kalau kita memberinya dengan
ikhlas, tulus dan sungguh-sungguh. Sebaliknya kalau yang kita lakukan
bertentangan dengan kehendak-Nya, pasti kita alami yang tidak baik.
Kebebasan untuk menguji, menilai, mengambil keputusan terhadap sesuatu
yang terjadi, janganlah dilakukan secara gegabah, serampangan. Sebagai
keluarga Kristen, kita harus menguji apa yang baik, adil dan benar,
tentu dengan dasar tidak untuk menjelekkan atau memusuhi seseorang.
Biarlah kita menguji apa yang berkenan kepada Tuhan dengan selalu
melakukan kehendak-Nya, seperti suami mengasihi isteri, isteri
menghormati suami, anak-anak patuh dan taat kepada orang tua. Amin.
Doa:Ya
Tuhan, berikanlah kami hati yang bijaksana, serta pikiran yang arif
agar kami mampu menguji segala sesuatu berdasarkan firman-Mu. Amin.
Aplikasi Integral dalam kehidupan sehari-hari
Definisi Integral
adalah kebalikan dari diferensial. Apabila kita mendiferensiasi kita mulai
dengan suatu pernyataan dan melanjutkannya untuk mencari turunannya. Apabila
kita mengintergrasikan,kita mulai dengan turunannya dan kemudian mencari
peryataan asal integral ini. Lambang integral adalah
Integral dalam kehidupan sehari-hari sangatlah luas cangkupannya seperti digunakan di bidang teknologi,fisika,ekonomi,matematika,teknik dan bidang-bidang lain.
Integral dalam bidang teknologi diantaranya digunakan untuk memecahkan persoalan yang berhubungan dengan volume,panjang kurva,memperkirakan populasi,keluaran kardiak,usaha,gaya dan surplus konsumen.
Sedangkan dalam bidang ekonomi penerapan integral diantarana ada 4 yaitu untuk menentukan persamaan-persamaan dalam perilaku ekonomi, mencari fungsi konsumsi dari fungsi konsumsi marginal,mencari fungsi asal dari fungsi marginalnya dan mencari fungsi penerimaan total dari fungsi marginalnya.
Dalam bidang matematika dan fisika penerapan integral juga digunakan,seperti dalam matematika digunakan untuk menentukan luas suatu bidang,menentukan volum benda putar dan menentukan panjang busur. Sedangkan dalam fisika integral digunakan untuk analisis rangkaian listrik arus AC, analisis medan magnet pada kumparan, dan analisis gaya-gaya pada struktur pelengkung.
Penerapan integral dalam bidang teknik digunakan untuk mengetahui volume benda putar dan digunakan untuk mengetahui luas daerah pada kurva.
Contoh integral dalam kehidupan sehari-hari,kita tahu kecepatan sebuah motor pada waktu tertentu, tapi kita ingin tau posisi benda itu pada setiap waktu. Untuk menemukan hubungan ini kita memerlukan proses integral (antidiferensial) dan Lihat gedung Petronas di Kuala Lumpur atau gedung-gedung bertingkat di Jakarta. Semakin tinggi bangunan semakin kuat angin yang menghantamnya. Karenanya bagian atas bangunan harus dirancang berbeda dengan bagian bawah. Untuk menentukan rancangan yang tepat, dipakailah integral.
Contoh soal yang menggunakan Integral dalam bidang ekonomi :
Integral dalam kehidupan sehari-hari sangatlah luas cangkupannya seperti digunakan di bidang teknologi,fisika,ekonomi,matematika,teknik dan bidang-bidang lain.
Integral dalam bidang teknologi diantaranya digunakan untuk memecahkan persoalan yang berhubungan dengan volume,panjang kurva,memperkirakan populasi,keluaran kardiak,usaha,gaya dan surplus konsumen.
Sedangkan dalam bidang ekonomi penerapan integral diantarana ada 4 yaitu untuk menentukan persamaan-persamaan dalam perilaku ekonomi, mencari fungsi konsumsi dari fungsi konsumsi marginal,mencari fungsi asal dari fungsi marginalnya dan mencari fungsi penerimaan total dari fungsi marginalnya.
Dalam bidang matematika dan fisika penerapan integral juga digunakan,seperti dalam matematika digunakan untuk menentukan luas suatu bidang,menentukan volum benda putar dan menentukan panjang busur. Sedangkan dalam fisika integral digunakan untuk analisis rangkaian listrik arus AC, analisis medan magnet pada kumparan, dan analisis gaya-gaya pada struktur pelengkung.
Penerapan integral dalam bidang teknik digunakan untuk mengetahui volume benda putar dan digunakan untuk mengetahui luas daerah pada kurva.
Contoh integral dalam kehidupan sehari-hari,kita tahu kecepatan sebuah motor pada waktu tertentu, tapi kita ingin tau posisi benda itu pada setiap waktu. Untuk menemukan hubungan ini kita memerlukan proses integral (antidiferensial) dan Lihat gedung Petronas di Kuala Lumpur atau gedung-gedung bertingkat di Jakarta. Semakin tinggi bangunan semakin kuat angin yang menghantamnya. Karenanya bagian atas bangunan harus dirancang berbeda dengan bagian bawah. Untuk menentukan rancangan yang tepat, dipakailah integral.
Contoh soal yang menggunakan Integral dalam bidang ekonomi :
- Diketahui MR suatu perusahaan adalah 15Q2 + 10Q – 5. Tentukan penerimaan totalnya (TR), jika c = 0 ?
TR
= ∫ MR dQ
= ∫ 15Q2 + 10Q – 5 dQ
= 5Q3 + 5Q2 – 5Q + c
jika c = 0
TR = 5Q3 + 5Q2 – 5Q
2. Diketahui produk marginalnya 2Q2 + 4, maka produk totalnya jika c = 0 ?
P = ∫ MP dQ
= ∫ 2Q2 + 4
= 2/3 Q3 + 4Q + c
jika c = 0
P = 2/3 Q3 + 4Q
Analisa : Dari perhitungan tersebut dapat diketahui bahwa fungsi total produksi adalah P = 2/3 Q3 + 4Q.
= ∫ 15Q2 + 10Q – 5 dQ
= 5Q3 + 5Q2 – 5Q + c
jika c = 0
TR = 5Q3 + 5Q2 – 5Q
2. Diketahui produk marginalnya 2Q2 + 4, maka produk totalnya jika c = 0 ?
P = ∫ MP dQ
= ∫ 2Q2 + 4
= 2/3 Q3 + 4Q + c
jika c = 0
P = 2/3 Q3 + 4Q
Analisa : Dari perhitungan tersebut dapat diketahui bahwa fungsi total produksi adalah P = 2/3 Q3 + 4Q.
Kamis, 25 September 2014
RHK Jumat, 26 September 2014
Perilaku yang Sesat
Amsal 2:14-15
Kesesatan telah menjadi trend dalam kehidupan dunia ini, ada ajaran
yang yang sesat, pengadilan sesat, hukum yang sesat dan perilaku yang
sesat. Sesat adalah sifat yang menyimpang dari kebenaran yang disepakati
(hukum) dan menyimpang dari firman Tuhan. Perilaku yang sesat adalah
mereka yang menjadikan kesenangan duniawi (daging) sebagai tujuan utama
dari kehidupan.
Firman Tuhan hari ini, menyatakan pada kita tentang berbagai sikap
hidup yang menyimpang dari Tuhan. yaitu bersukacita karena berbuat
kejahatan, artinya orang yang senang dengan kejahatan bukan hanya
melihat dan mengetahui tapi juga melakukan; bersorak-sorak karena tipu
muslihat yang jahat artinya selalu berkata tidak benar, memutarbalikkan
kebenaran, keadilan dan kejujuran; berliku-liku jalannya dan yang sesat
perilakunya; inilah penggambaran tentang orang jahat. Perilaku hidup
yang tidak mengandalkan Tuhan maka kesesatan dialami dan merekapun
menyesatkan orang lain.
Keluarga Kristen yan diberkati, kita diajak untuk memiliki hikmat Takut
akan Tuhan agar kita mampu taat dan setia menjalani hidup yang benar
dengan memancarkan terang Ilahi melalui sikap dan gaya hidup kita.
Amin.
Doa:Tuhan Yesus tolong kami untuk tidak tersesat dan menjadi penyesat dalam kehidupan ini. Amin.
Rabu, 29 Januari 2014
Contoh Drama Singkat
Tema : Persahabatan
Jenis : Drama singkat
Jumlah pemeran : 5 (lima) orang
Karakter : -
Ibani: “Din, Saya minta jawaban soal nomor 5 dan 6!”
Andinia: “A dan C”
Kensita: “kalau soal nomor 10,11 dan 15 jawabannya apa Ban?
Ibani: “10 A, 11 D, nomor 15 Saya belum”
Aldi: “Whuss, jangan kencang-kencang nanti gurunya dengar”
Kensita: “soalnya sulit sekali, masih banyak yang belum Saya kerjakan”
Mereka berempat saling contek-Nyontek seperti pelajar lainnya. Tapi tidak dengan Budika, ia terlihat rileks dan mengerjakan soal ujian sendiri tanpa Nyontek.
Ibani: “Bud,kamu sudah selesai?”
Budika: “Belum, tinggal 3 soal lagi”
Ibani: “Saya minta jawaban nomor 15 sampai 20 Bud!”
Budika: “Tidak Bisa Ban,”
Ibani: “Kenapa? Kita sahabat bud, kita harus kerjasama”
Andinia: “Iya Bud, kita harus kerja sama”
Aldi: “Iya, kamu kan yang paling pintar disini bud”
Budika: “tapi bukan kerjasama seperti ini teman-teman”
Kensita: “Kenapa memang Bud? Hanya 5 soal saja!”
Budika: “Nyontek atau pun memberi contek adalah hal buruk, yang dosa nya sama. Saya tidak mau mencotek karena dosa, begitu pula member contek ke kalian. Saya minta maaf”
Kensita: “Tapi saat ini, sangat mendesak Bud”
Andinia: “Iya Bud, bantu kami”
Budika: “tetap tidak bisa”
Aldi: “Ya sudahlah, biarkan. Urus saja dirimu sendiri Bud, dan kami urus diri kami sendiri.” (marah dan kesal)
Ibani: “biarkan, kita lihat di buku saja”
Ibani lalu mengeluarkan buku dari kolong bangkunya secara diam-diam, kemudian melihat rumus dan jawaban di dalamnya. Lalu Kensita menanyakan hasilnya.
Kensita: “Bagaimana Ban? Ada tidak?
Ibani: “ada, kalian dengar ya. 15 A, 16 D, 17 D, 18 B, 19 A, 20 C”
Kareana suara Ibani yang agak terdengar keras, Guru pun mendengarnya dan menghampiri mereka berempat.
Guru: “Kalian ini, Nyontek terus. Keluar kalian”
Mereka berempat di hukum di lapangan untuk menghormati tiang bendera.
Ibani: “Saya tidak menyangka akan seperti ini”
Andinia: “Saya juga tidak menyangka, akan dihukum”
Kensita: “Seharusnya kita belajar ya”
Aldi: “Iya, Budika benar”
Ibani: “Disaat seperti ini, baru kita menyadarinya yah!”
Kensita: “Saya menyesal!”
Aldi, Andinia&Ibani: “Saya juga” bersama
Setelah itu Budika keluar dari kelas dan menghampiri mereka. Kemudian Budika ikut berdiri hormat seperti yang lain.
Andinia: “kenapa bud? Kamu di hukum juga?”
Budika: “Tidak, Saya ingin menjalani hukuman kalian juga.
Kita sahabat kan? Saya ingin kita bersama”
Kensita: “Saya berharap ini menjadi pelajaran kita semua”
Andinia: “dan tidak kita ulangi lagi”
Aldi: “Kita sahabat sejati”
Kemduian mereka semua menjalani hukuman dengan penuh senyuman dan tawa. Ternayata persahabatan dapat membenamkan segala keburukan.
Jenis : Drama singkat
Jumlah pemeran : 5 (lima) orang
Karakter : -
Ibani: “Din, Saya minta jawaban soal nomor 5 dan 6!”
Andinia: “A dan C”
Kensita: “kalau soal nomor 10,11 dan 15 jawabannya apa Ban?
Ibani: “10 A, 11 D, nomor 15 Saya belum”
Aldi: “Whuss, jangan kencang-kencang nanti gurunya dengar”
Kensita: “soalnya sulit sekali, masih banyak yang belum Saya kerjakan”
Mereka berempat saling contek-Nyontek seperti pelajar lainnya. Tapi tidak dengan Budika, ia terlihat rileks dan mengerjakan soal ujian sendiri tanpa Nyontek.
Ibani: “Bud,kamu sudah selesai?”
Budika: “Belum, tinggal 3 soal lagi”
Ibani: “Saya minta jawaban nomor 15 sampai 20 Bud!”
Budika: “Tidak Bisa Ban,”
Ibani: “Kenapa? Kita sahabat bud, kita harus kerjasama”
Andinia: “Iya Bud, kita harus kerja sama”
Aldi: “Iya, kamu kan yang paling pintar disini bud”
Budika: “tapi bukan kerjasama seperti ini teman-teman”
Kensita: “Kenapa memang Bud? Hanya 5 soal saja!”
Budika: “Nyontek atau pun memberi contek adalah hal buruk, yang dosa nya sama. Saya tidak mau mencotek karena dosa, begitu pula member contek ke kalian. Saya minta maaf”
Kensita: “Tapi saat ini, sangat mendesak Bud”
Andinia: “Iya Bud, bantu kami”
Budika: “tetap tidak bisa”
Aldi: “Ya sudahlah, biarkan. Urus saja dirimu sendiri Bud, dan kami urus diri kami sendiri.” (marah dan kesal)
Ibani: “biarkan, kita lihat di buku saja”
Ibani lalu mengeluarkan buku dari kolong bangkunya secara diam-diam, kemudian melihat rumus dan jawaban di dalamnya. Lalu Kensita menanyakan hasilnya.
Kensita: “Bagaimana Ban? Ada tidak?
Ibani: “ada, kalian dengar ya. 15 A, 16 D, 17 D, 18 B, 19 A, 20 C”
Kareana suara Ibani yang agak terdengar keras, Guru pun mendengarnya dan menghampiri mereka berempat.
Guru: “Kalian ini, Nyontek terus. Keluar kalian”
Mereka berempat di hukum di lapangan untuk menghormati tiang bendera.
Ibani: “Saya tidak menyangka akan seperti ini”
Andinia: “Saya juga tidak menyangka, akan dihukum”
Kensita: “Seharusnya kita belajar ya”
Aldi: “Iya, Budika benar”
Ibani: “Disaat seperti ini, baru kita menyadarinya yah!”
Kensita: “Saya menyesal!”
Aldi, Andinia&Ibani: “Saya juga” bersama
Setelah itu Budika keluar dari kelas dan menghampiri mereka. Kemudian Budika ikut berdiri hormat seperti yang lain.
Andinia: “kenapa bud? Kamu di hukum juga?”
Budika: “Tidak, Saya ingin menjalani hukuman kalian juga.
Kita sahabat kan? Saya ingin kita bersama”
Kensita: “Saya berharap ini menjadi pelajaran kita semua”
Andinia: “dan tidak kita ulangi lagi”
Aldi: “Kita sahabat sejati”
Kemduian mereka semua menjalani hukuman dengan penuh senyuman dan tawa. Ternayata persahabatan dapat membenamkan segala keburukan.
Langganan:
Postingan (Atom)