Welcome Guys

Welcome Guys
:-)

Rabu, 29 Januari 2014

Contoh Drama Singkat

Tema : Persahabatan
Jenis : Drama singkat
Jumlah pemeran : 5 (lima) orang
Karakter : -

Ibani:      “Din, Saya minta jawaban soal nomor  5 dan 6!”
Andinia:         “A dan C”
Kensita:         “kalau soal nomor 10,11 dan 15 jawabannya apa Ban?
Ibani:      “10 A, 11 D, nomor 15 Saya belum”
Aldi:          “Whuss, jangan kencang-kencang nanti gurunya dengar”
Kensita:         “soalnya sulit sekali, masih banyak yang belum Saya kerjakan”
Mereka berempat saling contek-Nyontek seperti pelajar lainnya. Tapi tidak dengan Budika, ia terlihat rileks dan mengerjakan soal ujian sendiri tanpa Nyontek.
Ibani:      “Bud,kamu sudah selesai?”
Budika:        “Belum, tinggal 3 soal lagi”
Ibani:      “Saya minta jawaban nomor 15 sampai 20 Bud!”
Budika:        “Tidak Bisa Ban,”
Ibani:      “Kenapa? Kita sahabat bud, kita harus kerjasama”
Andinia:         “Iya Bud, kita harus kerja sama”
Aldi:          “Iya, kamu kan yang paling pintar disini bud”
Budika:        “tapi bukan kerjasama seperti ini teman-teman”
Kensita:         “Kenapa memang Bud? Hanya 5 soal saja!”
Budika:        “Nyontek atau pun memberi contek adalah hal buruk, yang dosa nya sama. Saya tidak mau mencotek karena dosa, begitu pula member contek ke kalian. Saya minta maaf”
Kensita:         “Tapi saat ini, sangat mendesak Bud”
Andinia:         “Iya Bud, bantu kami”
Budika:        “tetap tidak bisa”
Aldi:          “Ya sudahlah, biarkan. Urus saja dirimu sendiri Bud, dan kami urus diri kami sendiri.” (marah dan kesal)
Ibani:      “biarkan, kita lihat di buku saja”
Ibani lalu mengeluarkan buku dari kolong bangkunya secara diam-diam, kemudian melihat rumus dan jawaban di dalamnya. Lalu Kensita menanyakan hasilnya.
Kensita:         “Bagaimana Ban? Ada tidak?
Ibani:      “ada, kalian dengar ya. 15 A, 16 D, 17 D, 18 B, 19 A, 20 C”
Kareana suara Ibani yang agak terdengar keras, Guru pun mendengarnya dan menghampiri mereka berempat.
Guru:      “Kalian ini, Nyontek terus. Keluar kalian”
Mereka berempat di hukum di lapangan untuk menghormati tiang bendera.
Ibani:      “Saya tidak menyangka akan seperti ini”
Andinia:         “Saya juga tidak menyangka, akan dihukum”
Kensita:         “Seharusnya kita belajar ya”
Aldi:          “Iya, Budika benar”
Ibani:      “Disaat seperti ini, baru kita menyadarinya yah!”
Kensita:         “Saya menyesal!”
Aldi, Andinia&Ibani:   “Saya juga” bersama
Setelah itu Budika keluar dari kelas dan menghampiri mereka. Kemudian Budika ikut berdiri hormat seperti yang lain.
Andinia:         “kenapa bud? Kamu di hukum juga?”
Budika:        “Tidak, Saya ingin menjalani hukuman kalian juga.
Kita sahabat kan? Saya ingin kita bersama”
Kensita:         “Saya berharap ini menjadi pelajaran kita semua”
Andinia:         “dan tidak kita ulangi lagi”
Aldi:          “Kita sahabat sejati”

Kemduian mereka semua menjalani hukuman dengan penuh senyuman dan tawa. Ternayata persahabatan dapat membenamkan segala keburukan.