Menginap di hotel anyir
Yunus 1:17
Yunus tidak sampai ke Tarsis.
Pelariannya berakhir di sebuah hotel yang bau amis, di dalam perut ikan.
Di penginapan berbau amis ini ia belajar untuk. 1) Tidak menolak
panggilan Tuhan. 2) Tidak berdalih apapun untuk menolak panggilan Tuhan.
3) Yakin bahwa Tuhan akan memampukan Dia apabila dia mau taat kepada
Tuhan.
Tuhan mau memberi Yunus kesempatan kedua
setelah proses sosialisasi baru yang dia alami dalam perut ikan. Saat
ini dia harus benar-benar menjadi utusan, bukan berdasarkan kehendak dia
yang dipilih, tetapi pada kehendak Allah yang telah memilih dia.
Panggilan Yesus untuk murid-murid-Nya,
dalam Lukas 9:57-62 "Mari, ikutlah Aku" kembali menggugah kita. Apakah
kita akan menjawab dengan penolakan halus seperti zaman murid Yesus atau
berdalih untuk menunda memberi respon atau bahkan menolak untuk menunda
memberi respon atau bahkan menolak sama sekali? Seperti apa kita
menjawab panggilannya masa kini dalam tugas kerja kita, pribadi dan
keluarga? Tunaikanlah tugas panggilanmu. Ia akan memperlengkapi kamu
dalam segala sesuatu. Amin.
Doa: Tuhan mampukanlah keluarga kami mengakui dan memperbaiki hidup kami, agar berkenan kepada-Mu. Amin.