Welcome Guys

Welcome Guys
:-)

Minggu, 15 September 2013

Kata Dasar Bahasa Korea



Ucapan
Annyeong Haseyo : Selamat Pagi ,Siang ,Sore ,Malam (Apa kabar) *informal. Annyeong Hasimnikka : Selamat Pagi ,Siang ,Sore ,Malam (Apa kabar) *formal

Bulan
1
[irwol]bulan Januari
2
[iwol]bulan Pebruari
3
[samwol]bulan Maret
4
[sawol]bulan April
5
[owol]bulan Mei
6
[yuwol]bulan Juni
7
[chirwol]bulan Juli
8
[parwol]bulan Agustus
9
[guwol]bulan September
10
[siwol]bulan Oktobe
 11
[sibirwol]bulan Nopember
12
[sibiwol]bulan Desember
 

Kata Ganti Orang
Saya –>
(Jho)
Aku –>
(Na)
Anda –>
당신 (Dhangshin)
Kamu –>
(No)
Dia –>
(Gheu)
Mereka –>
그들 (Gheudheul)
Kami –>
우리 (Uri)
Kita –>
우리들 (Uridheul)
Keluarga –>
가족 (Ghajok):
Ayah –>
아버지 (Abheojhi)
Ibu –>
어머니 (Eomeoni)
Adik Laki2 –>
남동생 (Namdhongshaeng)
Adik Perempuan –>
여동생 (Yeodongshaeng)
Kakak Laki2 (untuk adik laki2) –>
(Hyeong)
Kakak Laki2 (untuk adik perempuan) –>
오빠 (Oppa)
Kakak Perempuan (Untuk adik laki2) –>
누나 (Nuna)
Kakak Perempuan (untukadik perempuan) –>
언니 (Eonni)
Paman –>
삼촌 (Shamchon)
Bibi –>
숙모 (Shungmo)
Pakde (Uwak laki2) –>
큰아버지 (Kheunabeojhi)
Bude (Uwak perempuan) –>
큰어머니 (Kheuneomoni)
Kakek –>
할아버지 (Harabheojhi)
Nenek –>
할머니 (Halmeoni)
Sepupu –>
사촌 (Shachon)
Kakak Ipar laki2 –>
매형 (Maehyeong)
Kakak Ipar Perempuan –>
매부 (Maebhu)
Adik Ipar –>
시동생 (Shidongshaeng)
Bapak Mertua –>
시아버지 (Shiabheojhi)
Ibu Mertua –>
시어머니 (Shieomeoni)

6 Benua
아시아 [asia] Asia
유럽 [yureop] Eropa
북미(북아메리카) [bungmi (bugamerika)] Amerika Utara
남미(남아메리카) [nammi (namamerika)] Amerika Latin
오세아니아 [oseania] Oseania
아프리카 [apeurika] Afrika

Olahraga
축구 [chukku] sepak bola
야구 [yagu] base ball
탁구 [takku] tenis meja
테니스 [tenisseu] tenis
볼링 [bolling] bowling
당구 [danggu] bilyard
수영 [suyeong] berenang
달리기 [dalligi] atletik
마라톤 [maraton] maraton
승마 [seungma] menunggang kuda
체조 [chejo] senam
하키 [haki] hoki
핸드볼 [haendeubol] bola tangan
배드민턴 [baedeuminteon] bulu tangkis
양궁 [yanggung] memanah
골프 [golpeu] golf

4 musim
[bom] musim semi
여름 [yeoreum] musim panas
가을 [ga-eul] musim gugur
겨울 [gyeo-ul] musim dingin

Rekreasi
등산 [deungsan] pendakian gunung
낚시 [nakssi] memancing ikan
달리기 [dalligi] atletik
영화감상 [yeong-hwa gamsang] menonton film
음악감상 [eumak gamsang] mendengarkan musik
여행 [yeohaeng] perjalanan
우표수집 [upyo sujip] koleksi perangko
TV
시청 [TV sicheong] menonton TV
그림 그리기 [geurim geurigi] melukis
사진촬영 [sajin chwaryeong] memotret

Waktu
[hansi] pukul satu
[dusi] pukul dua
[sesi] pukul tiga
[nesi] pukul empat
다섯 [daseossi] pukul lima
여섯 [yeoseossi] pukul enam
일곱 [ilgopssi] pukul tujuh
여덟 [yeodeolssi] pukul delapan
아홉 [ahopssi] pukul sembilan
[yeolssi] pukul sepuluh
열한 [yeolhansi] pukul sebelas
열두 [yeoldusi] pukul duabelas
한시 [hansi ban] pukul setengah dua
두시 이십분 [dusi isippun] pukul dua lewat dua puluh
세시 삼십분 [sesi samsippun] pukul tiga lewat tiga puluh
네시 사십분 [nesi sasippun] pukul empat lewat empat puluh
다섯시 오십분 [daseossi osippun] pukul lima lewat lima puluh
30 menit : samsippun

Jenis pekerjaan
학생 [haksaeng]pelajar
공무원 [gongmuwon]pegawai pemerintah
의사 [uisa]dokte
간호사 [ganhosa]juru rawat
약사 [yaksa]apoteker
엔지니어 [enjinieo]teknisi
변호사 [byeonhosa) pengacara
검사 [geomsa]jaksa
사업가 [sa-eopga]pengusaha
회사원 [hoesawon]karyawan

Angka I
[il]satu
[i]dua
[sam]tiga
[sa]empat
[o]lima
[(r)yuk]enam
[chil] tujuh
[pal]delapan
[gu]sembilan
[sip]sepuluh
[baek] seratus
[cheon]seribu
[man]sepuluh ribu
십만 [simman]seratus ribu
백만 [baengman]satu juta
천만 [cheonman]sepuluh juta
[eok]seratus juta

Angka II
하나 [hana] satu
[dul] dua
[set] tiga
[net] empat
다섯 [daseot] lima
여섯 [yeoseot] enam
일곱 [ilgop] tujuh
여덟 [yeodeolp] delapan
아홉 [ahop] sembilan
[yeol] sepuluh
시간 [han sigan] satu jam
시간 [du sigan] dua jam
시간 [se sigan] tiga jam
시간 [ne sigan] empat jam
다섯 시간 [daseot ssigan] lima jam

Makanan
계란 후라이 [gyeran hurai] telor dadar
샌드위치 [sendeuwichi] sandwich
[haem] ham
수프 [supeu] sup
[juk] bubur
치즈 [chijeu] keju
밥과 [bapkkwa guk] nasi dan sup
반찬 [banchan] lauk pauk
불고기 [bulgogi] Bulgogi
비빔밥 [bibimbap] Bibimbap
갈비 [galbi] daging iga sapi (Galbi)
냉면 [naengmyeon] mi dingin
김치 [gimchi] Gimchi
삼계탕 [samgyetang] sup daging ayam ginseng
Bab : Nasi
잡채 [japchae] capjai
빈대떡 [bindaetteok] martabak goreng
된장 [doenjang] taucho
고추장 [gochujang] sambal
나물 [namul] slada Korea
한과 [hangwa] kue Korea
[tteok] kue

Bermacam-macam rasa
맵다 [maeptta] pedas
싱겁다 [singgeoptta] rasa hambar
짜다 [jjada] asin
쓰다 [sseuda] pahit
달다 [dalda] manis
시다 [sida] asam
뜨겁다 [tteugeoptta] panas
시원하다 [siwonhada] segar
맛있다 [masitta] enak
맛없다 [madeoptta] tidak enak
배고프다 [baegopeuda] lapar
배부르다 [baebureuda] kenyang

Minuman
커피 [keopi] kopi
사이다 [saida] sari buah
콜라 [kola] coca-cola
녹차 [nokcha] teh hijau
주스 [jusseu] air jus
Mul : Air

Negara-negara
한국 [Han-guk] Korea (Republik Korea)
독일 [Dogil] Jerman
미국 [Miguk] Amerika Serikat
러시아 [Reosia] Rusia
말레이시아 [Maleisia] Malaysia
모로코 [Moroko] Maroko
스위스 [Seuwisseu] Swis
스페인 [Seupein] Spanyol
아르헨티나 [Areuhentina] Argentina
영국 [Yeongguk] Inggris
오스트리아 [Oseuteuria] Austria
인도네시아 [Indonesia] Indonesia
이집트 [Ijipteu] Mesir
일본 [Ilbon] Jepang
중국 [Jung-guk] Republik Rakyat Cina
칠레 [Chille] Cile
프랑스 [Purangsseu] Perancis
호주 [Hoju] Australia

Kota-kota
서울 [Seoul] Seoul
도쿄 [Dokyo] Tokio
워싱턴 [Wosingteon] Washington
뉴욕 [Nyuyok] New York
북경 [Bukkyeong] Beijing
상하이 [Sang-hai] Syanghai
파리 [Pari] Paris
베를린 [Bereullin] Berlin
런던 [Londeon] London
카이로 [Kairo] Kairo
부에노스아이레스 [Buenosseu-airesseu] Buenos Aires
마드리드 [Madeurideu] Madrid
모스크바 [Moseukeuba] Moskow
자카르타 [Jakareuta] Jakarta
[Bin] Wina
제네바 [Jeneba] Jenewa
요하네스버그 [Yohanesbeogeu] Yohannesburg
테헤란 [Teheran] Teheran
예루살렘 [Yerusallem] Jerusalem

Arah dan mencari jalan
똑바로 가다 [ttokpparo gada] terus berjalan
오른쪽으로(왼쪽으로) 가다 [oreunjjogeuro(oenjjogeuro) gada] berjalan ke sebelah kanan (berjalan ke sebelah kiri)
횡단보도를 건너다 [hoengdanbodoreul geonneoda] menyeberangi jalan penyeberangan
돌아가다 [doragada] kembali
[yeop] sebelah
[ap] depan
[dwi] belakang
우측 [ucheuk] sebelah kanan
좌측 [jwacheuk] sebelah kiri
정면 [jeongmyeon] depan
Jalan bawah tanah : Jihado

Kendaraan
버스 [beosseu] bus
택시 [taekssi] taksi
승용차 [seung-yongcha] sedan
기차 [gicha] kereta api
지하철 [jihacheol] kereta listrik bawah tanah
자전거 [jajeon-geo] sepeda
오토바이 [otobai] sepeda motor
비행기 [bihaenggi] pesawat terbang
헬리콥터 [hellikopteo] helikopter
[bae] kapal laut

Baju-baju
속옷 [sogot] pakaian dalam
팬티 [paenti] celana dalam
브래지어 [beuraejieo] BH
겉옷 [geodot] pakaian
내의 [naeui] baju dalam
윗도리 [wittori] pakaian atas
티셔츠 [tisyeocheu] T-shirt
블라우스 [beulausseu] blus
바지 [baji] celana
치마(스커트) [chima (seukeoteu)] rok
스웨터 [seuweteo] switer
코트 [koteu] mantel
정장 [jeongjang] jas
반바지 [banbaji] celana pendek
수영복 [suyeongbok] baju renang
비옷 [biot] jas hujan
Kaus kaki : Yangmal

Warna-warna
흰색 [hinsaek] warna putih
검은색 [geomeunsaek] warna hitam
빨간색 [ppalgansaek] warna merah
노란색 [noransaek] warna kuning
파란색 [paransaek] warna biru
초록색 [chorokssaek] warna hijau
연두색 [yeondusaek] warna hijau muda
보라색 [borasaek] warna ungu
갈색 [galssaek] warna coklat
Orange : juhwangsaek
Biru tua : namsaek
Abu-abu : hwisaek
Biru muda : cheongsaek
Emas : geumsaek
Perak : eunsaek

Kata-kata di kantor pos
소포 [sopo] paket
편지 [pyeonji] surat
엽서 [yeopsseo] kartu pos
우표 [upyo] perangko
등기 [deunggi] pos tercatat
속달 [sokttal] pos kilat
특급우편 [teukkeup-upyeon] pos khusus
배달 [baedal] pengantaran
상자 [sangja] kotak
연하장(크리스마스 카드) [yeonhajjang(keuriseumaseu kadeu)] kartu tahun baru (kartu hari natal)
우편배달부 [upyeonbaedalbu] tukang pos

Obyek wisata di Korea
제주도 [Jejudo] Pulau Jeju
한라산 [Hallasan] Gunung Halla
백두산 [Baekdusan] Gunung Beakdu
금강산 [Geumgangsan] Gunung Keumgang
경주 [Gyeongju] Gyeongju
설악산 [Seoraksan] Gunung Seorak
지리산 [Jirisan] Gunung Jiri
한려수도 [Hallyeosudo] Hallyeosudo
용인 민속촌 [Yongin Minsokchon] Kampung Tradisional Yongin
석굴암 [Seokguram] Seokkuram
불국사 [Bulguksa] Kuil Bulguk
첨성대 [Cheomseongda] Cheomseungdae
안압지 [Anapji] Anapji
경복궁 [Gyeongbokgung] Istana Gyeongbok
덕수궁 [Deoksugung] Istana Deoksu
국립박물관 [Gungnip-bangmulgwan] Museum Nasional

Perhitungan hari
하루 [haru] satu hari
이틀 [iteul] dua hari
사흘 [saheu] tiga hari
나흘 [naheul] empat hari
닷새 [dassae] lima hari
엿새 [yeossae] enam hari
이레 [ire] tujuh hari
여드레 [yeodeure] delapan hari
아흐레 [aheure] sembilan hari
열흘 [yeoreul] sepuluh hari

Nama-nama tempat
Rumah sakit : byeongwon
Apotek : yakguk
Salon kecantikan : mijangwon
Pemandian umum : mogyoktang
Bank : eunhaeng
Tempat penyewaan : daeyeojeom
Laundry : setakso
Toko : gage
Pasar : sijang
Supermarket : syupeo
Department store : baekwajeom
Toko buku : seojeom
Restaurant : sikdang/eumsikjeom
Bakery : jegwajeom
Pom bensin : juyuso
Toko peralatan rumah tangga : gagujeom
Bioskop : geukjang/yeonghwangwan
Penginapan : yeogwan
Hotel : hotel
Motel : motel
Bar : suljip
Lapangan olahraga : undongjang
Tempat bermain : noriteo
Tempat parkir : juchajang
Kolam renang : suyeongmajang
Kantor polisi : gyeongchalseo
Penjara : gyodoso
Airport : gonghang
Stasiun kereta api : gichayeok
Perpustakaan : doseogwan
Museum : bangmulgwan
Museum seni : misulgwan
Stasiun tv : bangsongguk
Taman : gongwon
SMA : godeunghakgyo
University : daehakgyo
Apartment : apateu
Gunung : san
Gedung pusat : bongwan
Jib : Rumah
Toko serba ada : Baekhwajeom

Kata Tanya
Mwo : Apa?
Wae (yo-waeyo) : Kenapa?
Nugu : Siapa?
Onje : Kapan?
Odi : Dimana?
Eotteokhe : Bagaimana?

RHK Senin, 16 September 2013

Gembala Yang Jahat
Yehezkiel 34 : 1 -6

Seorang pemimpin/gembala adalah orang yang patut diteladani/dicontohi ditengah masyarakat dan jemaat. Pemimpin/gembala yang kurang baik seperti koruptor, tamak, serakah, egois, mengejar kekuasaan, dan yang tidak memperhatikan kepentingan banyak orang, pasti di benci dan dimusuhi. Nabi Yehezkiel dengan suara kenabiannya mengecam, mengkritik para pemimpin bangsanya dan para pemimpin agama. “Celakalah gembala-gembala Israel, yang menggembalakan dirinya sendiri” Mengapa ? Karena para pemimpin bangsa dan pemimpin
agama tidak lagi menjalankan tugas dan tanggung jawab mereka dengan baik. Mereka telah menyalahgunakan kedudukan dan kekuasaannya untuk kepentingan sendiri dan melalaikan tugas kewajibannya terhadap rakyat yang dipimpinnya.

Yehezkiel menegur para pemimpin dengan berkata : “kamu menikmati susunya, dari bulunya kamu buat pakaian, yang gemuk kamu sembelih, tetapi domba-domba itu sendiri tidak kamu gembalakan. Yang lemah tidak kamu kuatkan, yang sakit tidak kamu obati, yang luka tidak kamu balut, yang tersesat tidak kamu bawah pulang, yang hilang tidak kamu cari, melainkan kamu injak-injak mereka dengan kekerasan dan kekejamam”.
Kepemimpinan harus di mulai dari keluarga karena keluarga adalah tempat yang pertama dimana seseorang di bentuk menjadi pemimpin yang melayani. Orang tua harus menjadi teladan bagi anak-anak dalam memimpin dan melayani keluarga. Karena itu kita diingatkan agar menjadi pemimpin/gembala yang baik dan saling mengasihi di tengah keluarga, jemaat dan masyarakat. Jauhkanlah pikiran-pikiran yang hanya mengejar kekuasaan, mementingkan diri sendiri, tamak, serakah dan kekerasan dalam rumah tangga. Amin
Doa : Ya Bapa karuniakanlah kekuatan dan kemampuan kepada kami sebagai keluarga agar tetap menjadi teladan. Amin

Minggu, 25 Agustus 2013

RHK Senin, 26 Agustus 2013

Haruskah orang Kristen membayar pajak ?
Markus 12 : 13 – 14

Sebagai warga Gereja sekaligus warga Negara, tentu kita tidak asing lagi dengan kata pajak. Dalam kehidupan sehari hari, kitapun pernah mendengar tentang pajak bumi dan bangunan (PBB), pajak penghasilan (PPH), pajak pertambahan nilai (PPN), dsb. Apa sebenarnya pajak itu dan apa fungsinya ? pajak adalah iuran rakyat yang  diberika kepada kas Negara berdasarkan undang-undang dengan tidak mendapat balasa jasa secara langsung. Pajak dipungut penguasa berdasarkan norma-norma hokum untuk menutup biaya produksi barang- barang dan jasa kolektif (bersama) untuk mencapai kesejahteraan umum. Jadi, pada prinsipnya pajak dipungut oleh pemerintah untuk digunakan dalam mencapai kesejahteraan umum, antara lain : Pembangunan jalan, jembatan dan penyediaan sarana-saran pendukung lainnya.
Berkaitan dengan membayar pajak maka orang-orang Farisi dan Herodian datang menjumpai Tuhan Yesus dan bertanya: haruskah membayar pajak kepada Kaisar atau tidak ? pertanyaan ini adalah sebuah pertanyaan menjebak, sebab pada prinsipnya warga kekaisaran Romawi pada saat itu wajib membayar pajak kepada kaisar. Namun demikian orang-orang ini bermaksud untuk mencobai Tuhan Yesus dengan pertanyaan yang sebenarnya tidak perlu di tanyakan.
Sebagai keluarga Kristen, kita diingatkan untuk tidak bersikap seperti orang Yahudi dan Herodian, yang pura-pura tidak tahu tentang kewajiban membayar pajak.
Sebaliknya kita di ajak untuk turut menupang program-program pemerintah dalam upaya mendatangkan kesejahteraan bagi banyak orang, melalui pembayaran pajak tepat pada waktunya. Hendaklah kita menyadari bahwa kesediaan kita dalam membayar  pajak, adalah sebagai ketaatan terhadap pemerintaha demi kesejahteraan bersama, sebagaimana pula diungkapkan dalam Yermia 29 : 7 “Usahakanlah kesejahteraan kota ke mana kamu aku buang, dan berdoalah untuk kota itu kepada Tuhan. Sebab kesejahteraanya adalah kesejahteraanmu. Amin

Doa : Ya Bapa, ajarlah kami untuk semakin taat kepada-Mu, juga terhadap permerintah. Berkatilah kami sekeluarga dalam setiap usaha dan kerja, supaya dari dalamnya kami boleh menikmati segalah kebaikan-Mu dan juga di mampukan dalam kewajiban kami terhadap pemerintah dengan rajin membayar pajak. Amin

Senin, 19 Agustus 2013

RHK Selasa 20 Agustus 2013

Janji Tuhan digenapi

Yeremia 29:8-10

Pembuangan di Babel adalah konsekuensi dari ketidakataatan umat Israel kepada Tuhan yang terlalu banyak mendengar pengajaran nabi-nabi palsu. Nabi Yeremia menasehatkan umat Israel dalam pembuangan di tengah berbagai kekecewaan dan penderitaan serta tidak adanya pengharapan dengan menekankan bahwa janji TUhan utnuk pembebasan pasti digenapi.
Hal yang penting dalam nubuat yang disampaikan nabi Yeremia untuk memperbaiki tingkah laku, perbuatan bahkan perkataan yang salam membuat Tuhan menyesal menimpakan malapetaka atas mereka. Kuncinya "Karena kesalahanmu banyak, dosamu berjumlah besar, maka Aku telah melakukan semuanya ini kepadamu. Tetapi semua orang yang menelan engkau akan tertelan... Sebab Aku akan mendatangkan kesembuahan bagimu, Aku akan mengobati luka-lukamu, demikianlah firman Tuhan". Firman ini menjadi kekuatan bagi kita sebagai keluarga Kristen bahwa Tuhan selalu menepati janjiNya untuk menjaga dan melindungi umat-Nya. Amin.
Doa: Ya Tuhan inilah kami yang berharap akan janji-Mu, mampukan kami untuk sabar menanti janji Tuhan. Amin.

Jumat, 16 Agustus 2013

Renungan Harian Keluarga

RHK Sabtu 17 Agustus 2013

Berdoa supaya ada ketentraman
1 Timotius 2:2-3
Hari ini kita mengucap syukur sebagai bangsa Indonesia kita boleh merayakan hari ulang tahun Proklamasi RI yang ke-68 tahun. Firman Tuhan hari ini, mengajak kita untuk mendoakan raja-raja dan para pembesar. Bagi kita sekarang, mereka adalah pemerintah kita. Karena dengan mendoakan pemerintah, maka kita berharap kehidupan kita tenang dan tentram. Bukan hanya pemerintah yang didoakan, tetapi juga untuk semua orang.
Doa yang kita ucapkan untuk setiap orang di tengah-tengah dunia ini adalah jawaban dari kerinduan supaya kasih Allah dapat menjangkau semua orang. Setiap keluarga Kristen terpanggil untuk memuliakan dan menyenangkan Tuhan melalui doa. Tetapi juga melalui doa kita dapat memperoleh ketenangan dan ketentraman sehingga tercipta damai sejahtera. Adalah suatu panggilan yang mulia bagi setiap keluarga Kristen untuk saling mendoakan, termasuk pemerintah dan semua orang. Dirgahayu Indonesia! Amin.
Doa: Ya Tuhan mampukan kami untuk dapat melakukan segala tindakan benar yang Engkau kehendaki sehingga dapat menjadi berkat bagi orang lain, agar nama-Mu dipermuliakan. Amin.

Selasa, 06 Agustus 2013

[Lirik] JKT48 - Yuuhi wo Miteiruka? (Apakah Kau Melihat Mentari Senja?)

JKT48 - Yuuhi wo Miteiruka? (Apakah Kau Melihat Mentari Senja?)
 Seperti apa hari ini yang telah dilewati
Pasti terfikir saat di jalan pulang
Meski ada hal sedih ataupun hal yang memberatkan
Tak apa asal yang bahagia lebih banyak
Karena tidak mau membuat keluarga dan teman
Dan orang di sekitar jadi khawatir
Kau paksakan tersenyum dan membuat bohong sedikit
Janganlah kau pendam semuanya di dalam hati

Merasakan angin di saat musim berganti
Dan menyadari bunga di sebelah kaki
Jika dapat mensyukuri keberadaan kecil itu
Kita dapat rasakan kebahagian

Apakah kau melihat langit mentari senja?
Waktu pun berlalu dan sosoknya terlihat begitu indah, Yes!
Begitulah hari ini berakhir
Malam yang mengulang baru semua telah datang
Kau bergegas di jalan pulang seorang diri
Kenapa tidak hargai dirimu sendiri sedikit lagi Yuk!
Mari lihat sedikit lebih baik
Supaya kau dapat hidup jadi diri sendiri

Hubungan antar manusia memang merepotkan
Tapi kita tidak bisa hidup sendiri
Setiap manusia merupakan makhluk yang lemah
Kita haruslah hidup saling membantu
Dan kadang kadang keluar ucapan kasar
Tak sengaja menginjak kaki seseorang
Atau salah paham, berbagai hal yang telah terjadi
Tetapi selalu penuh harapan

Apakah kau melihat langit mentari senja?
Mengajar untuk menerima keadaan saat ini dan terus maju
Dan bila kehilangan sesuatu
Pastilah suatu saat nanti hal itu akan tercapai
Langit hitam mulai berubah menjadi gelap
Di hias oleh titik garis yang terbentuk dari bintang bintang
Sampai hari esok tibalah nanti
Lihatlah mimpi seperti dirimu sendiri

Apakah kau melihat langit mentari senja?
Waktu pun berlalu dan sosoknya terlihat begitu indah, Yes!
Begitulah hari ini berakhir
Malam yang mengulang baru semua telah datang
Kau bergegas di jalan pulang seorang diri
Kenapa tidak hargai dirimu sendiri sedikit lagi Yuk!
Mari lihat sedikit lebih baik
Supaya kau dapat hidup jadi diri sendiri

RHK GMIM Rabu 7 Agustus 2013

Bebas - tapi - bukan seenaknya
Kejadian 2:15-17
Dalam kenyataan banyak ditemui ada orang yang ingin hidup bebas, tidak mau diatur oleh siapapun; artinya ia ingin hidup tanpa dibebani dengan berbagai aturan dan persyaratan hidup. Akan tetapi, dalam banyak kenyataan juga kita didapati bahwa sifat orang yang seperti ini sebenarnya bukan ingin hidup bebas tapi ingin menang sendiri, tidak ingin bekerjasama, egois dan cenderung hanya ingin menerima sesuatu dan tidak mau memberi sesuatu atau melakukan sesuatu.
Ketika manusia ditempatkan Allah dalam Taman Eden, manusia sebenarnya sudah diberikan kebebasan oleh Tuhan Allah, yaitu semua pohon dalam taman itu boleh dimakan buahnya "dengan bebas" (ayat 16). Inilah yang disebut "kebebasan" dan karena itu kebebasan akan menjadi baik bila kebebasan itu tidak diartikan sebagai perbuatan yang "seenaknya" atau "suka-suka kita" melainkan kebebasan yang tertuntun dengan sebuah kaidah hidup yang benar seperti kalimat ayat 17 dan Kej.3:2-3. Artinya bahwa kebebasan yang tidak tertuntun dengan kaidah hidup yang baik akan mengancam keselamatan hidup atau menuju pada kebinasaan. Amin.
Doa: Ya Tuhan, ajarlah kami selalu dengan firmanMu agar kami dapat membawa kehidupan dalam kebebasan hidup yang berkenan kepadaMu. Dimuliakanlah Engkau Tuhan Yesus. Amin.